Bisnis dan Keuangan

Ini Ciri Utang Kamu Sudah Berlebihan dan Cara Mengatasinya

https://lh6.googleusercontent.com/LWbNYT2ue9HAIxaKFnzdL8RES7cmUArKoBY-Il5SDxiJrajaOgXaFc_y82ewSIOysoWf0d-RM98vNyL2mWergXoEDLORWdwNC2S9eTEFGk5A2OuuIKoDSq1p-iEv7hYMWWRrMV_B

Pernah membaca berita tentang seorang debitur yang punya pinjaman di 100 perusahaan pinjaman cepat yang berbeda? Kondisi tersebut sebenarnya bisa dihindari jika kamu sudah memahami tanda-tanda bahwa utang kamu sudah berlebihan.

Ada dua faktor yang menyebabkan seseorang terjebak dalam siklus gali lubang dan tutup lubang. Pertama, bisa jadi karena memang tidak ada yang memberikan solusi atau jalan keluar, yang kedua adalah kebiasaan. Keduanya jelas tidak menguntungkan bagi bagi kedua belah pihak, debitur maupun kreditur.

Supaya hal tersebut bisa kita hindari, ada baiknya kita juga paham tanda-tanda kapan bahwa utang kita sudah harus direm atau dikendalikan.

1. Jumlah utang lebih dari sepertiga penghasilan

Salah satu ciri paling mudah untuk dikenali dan dianalisa sendiri adalah jumlah utang atau cicilan yang melebihi dari sepertiga penghasilan. Agar mudah kita ambil contoh sederhana. Jika gaji kamu sebesar Rp10 juta per bulan sementara cicilan kamu sebesar Rp4 juta per bulan, hal tersebut sudah merupakan tanda-tanda bahwa kamu harus menekan pengeluaran.

Penghasilan kadang tidak menjamin seseorang bisa hidup berkecukupan. Sempat viral cerita seseorang dengan gaji Rp 80 juta dengan berbagai cicilan yang harus ditanggung di masa pandemi. Penghasilan yang seharusnya cukup untuk tabungan, proteksi, investasi hingga dana darurat, ternyata habis untuk berbagai macam cicilan. Itulah bahayanya jika tidak bisa mengendalikan utang dengan baik. 

2. Sering membayar minimum payment

Sudah lumrah jika kemampuan finansial berkurang salah satu jalan yang diambil adalah membayar minimum payment. Sebenarnya opsi ini hanya bisa dilakukan sekali saja, selebihnya akan sangat sulit untuk mengeremnya. Itupun bisa diambil ketika dalam kondisi darurat.

Jadi, sebaiknya jangan memilih opsi ini jika tidak sedang terdesak. Kebiasaan buruk membayar minimum payment justru akan membuat kita terlena seolah-olah tanggung jawab berkurang, padahal secara tidak sadar ada bunga berjalan yang ditambahkan karena tidak berhasil membayar pokok utangnya. 

3. Pinjaman lebih dari satu perusahaan

Kebiasaan memiliki kartu kredit lebih dari satu perusahaan membuat kebiasaan tersebut berlanjut menjadi utang di lebih dari satu perusahaan. Maksimal batasi utang hanya dari dua perusahaan saja. Supaya bisa terkontrol dan fokus untuk menyelesaikan kewajiban, syukur-syukur jika hanya punya kewajiban di salah satu perusahaan saja.

Pengajuan relaksasi atau restrukturisasi

Jika merasa sudah punya utang atau pinjaman lebih dari kemampuan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan keuangan. Lakukan pengajuan relaksasi atau restrukturisasi utang. Bisanya perusahaan akan memberikan tenggang atau jeda beberapa bulan dengan memundurkan kewajiban pokok.

Selain itu, bisa juga dengan mengatur tenor menjadi lebih panjang. Tapi konsekuensinya memang akan semakin lama dan semakin besar bunga yang harus dibayarkan. Sisi positifnya kamu tetap bisa menunaikan kewajiban sembari menstabilkan kondisi keuangan dan mencari tambahan penghasilan.

Jual aset dan lunasi utang

Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah menjual aset dan melunasi utang paling besar terlebih dahulu. Dengan begitu beban finansial akan sedikit berkurang. Cara ini memang butuh pengorbanan yang cukup besar tapi kerap kali jadi opsi yang manjur dalam menyelamatkan keuangan. 

Pilih perusahaan yang terdaftar di OJK supaya aman

Penting juga dalam memilih perusahaan terutama perusahaan yang sudah terdaftar dan memiliki izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan. Pasalnya modus pinjaman cepat ilegal secara digital cukup masif yang juga dapat merugikan debitur.

Nah, supaya aman dari berbagai modus yang merugikan, pilih perusahaan pinjaman online seperti Kredivo. Kredivo telah terdaftar resmi dengan nama PT FinAccel Digital Indonesia sebagai salah satu perusahaan fintech yang berada dalam pengawasan OJK dengan nomor registrasi S-236 / NB.213 / 2018.

Jika kamu tertarik mengajukan pinjaman lewat aplikasi Kredivo, persyaratan berikut ini harus kamu penuhi ya:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan

Kredivo yang memberikan kredit limit hingga Rp30 juta per member. Pinjaman uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk apa saja kok, tidak terbatas hanya kebutuhan modal. Contohnya untuk kebutuhan darurat seperti biaya pengobatan, renovasi rumah, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Bunganya 2,95 % per bulan dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan. 

Kredivo memberikan kemudahan pinjaman dana cepat secara online hanya lewat aplikasi yang dapat diunduh dari Google Play Store maupun App Store. Dana cepat cair langsung ditransfer kepada rekening member secara online tanpa harus bertatap muka. Semua proses benar-benar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja secara online. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *